Electricity Lightning

Rabu, 07 September 2016



Profil Penulis Harry Potter
J.K Rowling




Joanne Kathleen Rowling atau J.K. Rowling adalah penulis novel Harry Potter yang sangat populer. Dia menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar “New York Times best-seller” setelah memperoleh peringkat yang sama di Britania Raya. Kemudian, saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000, seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah. Rowling lahir 31 Juli 1965 di Chipping Sodbury, dekat Bristol, Inggris.
Sebagai seorang lulusan Universitas Exeter, Rowling berpindah ke Portugal pada tahun 1990 untuk mengajar Bhasa Inggris. Di sana dia berjumpa dan menikah dengan seorang wartawan Portugis. Anak perempuan mereka, Jessica dilahirkan pada tahun 1993. Selepas perkawinannya berakhir dengan perceraian, Rowling berpindah ke Edinburgh bersama-sama dengan anaknya tinggal berdekatan dengan rumah adik perempuan Rowling. Di Edinburgh, Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi diri dan anaknya. Semasa hidup dalam kesusahan itu, Rowling mulai menulis sebuah buku. Dikatakan Rowling mendapat ide tentang penulisan buku itu sewaktu dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Setelah beberapa kali ditolak, Rowling berhasil menjual buku itu, Harry Potter dan Batu Bertuah untuk jumlah sebanyak $4000.
Harry Potter and the Sorcerer’s Stone telah dibuat film yang mulai tayang pada 16 November 2001. Pada awal minggu pembukaannya di Amerika Serikat, telah memecahkan rekor dengan keuntungan sekitar 93,5 juta dolar Amerika Serikat (20 juta dolar lebih banyak dari pemegang rekor terdahulu yaitu film The Lost World : Jurassic Park (1999). Sekuel film seri ini, Harry Potter and the Chamber of Secrets, mulai ditayangkan pada 15 November 2002 dan menjadi film ketiga untuk pembukaan ujung minggu terbaik dalam sejarah pecah panggung. Film ketiga, Harry Potter and the Prisoner of Azkaban telah mulai ditayangkan pada 4 Juni 2004.
Penghujung Desember 2001, Rowling menikah dengan Dr. Neil Murray di Skotlandia. Anak kedua dan anak lelaki pertama mereka, David Gordon Rowling Murray, dilahirkan pada 24 Maret 2003, di Royal Infirmary, Edinburgh. Setelah mengumumkan buku keenam seri Harry Potter, Rowling melahirkan anak perempuan, Mackenzie Jean Rowling Murray pada 23 Januari 2005. Kini, J.K. Rowling telah mulai mengarang buku ketujuh, Harry Potter and the Deathly Hallows yang merupakan akhir dari seri Harry Potter.
Buku kelimanya, Harry Potter and the Order of the Phoenix (2003), menyusul Harry Potter and the Half-Blood Prince (2005) dan Harry Potter and the Deathly Hallows (2007).
Rowling menjadi sangat beruntung, setelah keseluruhan edisi bukunya diproduksi dalam bentuk layar lebar.
Profil Penulis Novel Supernova,
Dewi Lestari




Dewi Lestari Simangunsong akrab dengan nama Dewi Lestari, lahir di Bandung, 20 Januari 1976. Dee, demikian biasa dipanggil, adalah seorang penulis dan penyanyi pop. Anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Yohan Simangunsong dan Turlan br Siagian (alm) ini, sejak kecil telah akrab dengan musik. Ayahnya adalah seorang anggota TNI yang belajar piano secara otodidak.
Lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Bandung yang lebih akrab dipanggil Dee ini, sempat menjadi istri dari penyanyi R&B, Marcellius Siahaan. Dari perkawinannya dengan Marcell, penganut vegetarian ini dikaruniai seorang putra yang diberi nama Keenan Sidharta.
Pada bulan Juli 2008, Dee dan Marcell mengejutkan dunia entertaint tanah air dengan berita perceraian mereka. Dee mengajukan gugatan cerainya di Pengadilan Agama Bandung. Pasangan ini mengakui kalau sebenarnya keputusan berpisah ini sudah mereka pertimbangkan selama dua tahun sebelum pengajuan gugatan. Akhirnya, September 2008 pasangan ini resmi bercerai.
Awalnya, Dee dikenal sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sebelum bergabung dengan Rida Sita Dewi (RSD), dia juga pernah menjadi backing vocal untuk Iwa K, Java Jive dan Chrisye. Sekitar bulan Mei 1994, ia bersama Rida Farida dan Indah Sita Nursanti bergabung membentuk trio Rida Sita Dewi (RSD) atas prakarsa Ajie Soetama dan Adi Adrian.
Novel “Supernova Satu”: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, itu diluncurkan 16 Februari 2001 di Taman Komponis
Ismail Marzuki, Jakarta. Novel yang laku 12.000 eksemplar dalam tempo 35 hari dan terjual sampai kurang lebih 75.000 eksemplar ini banyak menggunakan istilah sains dan cerita cinta.

Tak banyak yang tahu bahwa sebelum ia banyak dibicarakan orang karena novelnya Supernova, ternyata cerpen Dee pernah dimuat di beberapa media. Salah satu cerpennya berjudul Sikat Gigi pernah dimuat di buletin seni terbitan Bandung, Jendela Newsletter.

Dalam memasarkan “Supernova Satu”, Dee merogoh kocek dan tabungannya sendiri lalu membentuk penerbit bernama Truedee Books. Alasan ia memilih merangkap menjadi penerbit selain menjadi penulis karena ia tidak ingin naskahnya diedit oleh penerbit apalagi ia sempat beberapa kali ditolak oleh beberapa percetakan.

Supernova pernah masuk nominasi Katulistiwa Literary Award (KLA) yang digelar QB World Books. Bersaing bersama para sastrawan kenamaan seperti Goenawan Muhammad, Danarto lewat karya Setangkai Melati di Sayap Jibril, Dorothea Rosa Herliany karya Kill The Radio, Sutardji Calzoum Bachri karya Hujan Menulis Ayam dan Hamsad Rangkuti karya Sampah Bulan Desember.

Sukses dengan novel “Supernova Satu”: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, bagian pertama “Supernova Dua” (Supernova 2.1) berjudul Akar sudah lepas ke pasaran pada 16 Oktober 2002 di 20 kota utama Indonesia. Novel Supernova 2.1 sempat mendapat protes keras dari kalangan umat Hindu karena dianggap melecehkan lambang keagamaan Hindu - lewat surat tertanggal Bali, 26 Februari 2003 yang diatasnamakan Ketua Umum DPP FIMHD AA Ngrh Arya Wedakarna MWS dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Intelektual Muda (FIMHD) Hindu Dharma yang berkedudukan di Bali.

Dalam memasarkan Supernova 2.1 Akar, ibu dari Keenan Sidharta ini memilih tidak lagi memasarkan 'sendirian' bukunya dengan menjalin kerjasama dengan BArK Communication, suatu perusahaan penerbitan yang sekaligus perusahaan promosi.

Prioritas pertama Dee adalah memanfaatkan keunggulan internet dengan membuka sebuah website beralamat www.truedee.net (situs sudah tidak aktif, red). Lewat situs ini pengunjung bisa membeli Supernova 2.1 Akar. Lewat media ini, ia juga sempat mengundang 50 pembeli untuk menghadiri perayaan ulang tahunnya. Prioritas kedua adalah menggunakan strategi penjualan langsung misalnya mengadakan diskusi buku dan temu pengarang di berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia (UI).

Pada Januari 2005, Dee merilis novel ketiganya, Supernova episode PETIR. Kisah di novel ini masih terkait dengan dua novel sebelumnya dengan memasukkan 4 tokoh baru. Salah satunya adalah Elektra, tokoh sentral yang ada di novel tersebut.

Lama tidak menghasilkan karya, pada Agustus 2008, Dee merilis novel terbarunya berjudul Rectoverso yang merupakan paduan fiksi dan musik. Tema yang diusung adalah Sentuh Hati dari Dua Sisi. Recto Verso-pengistilahan untuk dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Saling melengkapi. Buku Rectoverso terdiri dari 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan. Tagline dari buku ini adalah Dengar Fiksinya, Baca Musiknya.

Pada Agustus 2009, Dee menerbitkan novel Perahu Kertas. Novel ini kemudian dituangkan dalam bentuk film dan ditayangkan di bioskop di seluruh Indonesia pada pertengahan Agustus 2012. Film ini dibintangi oleh Maudy Ayunda dan Adipati Dolken sebagai pemeran utama.

Desain Pin 
Corel Draw



By : Ambar Wulansari

Jumat, 02 September 2016


Ilana Tan
Penulis Novel Best-Seller yang Misterius 
Penulis novel 4 tetriologi musim yaitu Summer In Seoul, Autumn In Paris, Spiring In London dan Winter In Tokyo ini membuat pembacanya bertanya-tanya tentang keberadaan sang penulis yang tak diketahui ini. Keberadaan penulis novel ini memang sangat membuat pembacanya sangat penasaran. Pasalnya hingga sampai saat ini penulis best-seller tersebut tak pernah mencantumkan biodata atau sekelumit informasinya di lembar terakhir novel yang dibuatnya.
Novel Sunshine Becomes You yang juga ditulis oleh Ilanatan sendiri sudah difilmkan pada tahun 2015.




Film itu sendiri menceritakan tentang Alex Hirano yang dimainkan oleh Herjunot Ali dan Mia Clark (Nabilah JKT48).
Alex merupakan seorang pianis terkenal yang ada di masa generasinya. Alex mempunyai seorang adik lelaki bernama Ray Hirano ( Boy William ), seorang group dari B-Boy. Suatu ketika adiknya Ray mengajak Alex untuk pergi bertemu dengan seorang gadis yang Ray cintai, gadis tersebut bernama Mia Clark ( Nabilah JKT48 ).
Mia merupakan seorang gadis ang berbakat dengan tari balet kontemporer, bagi Mia, menari adalah jiwa dan hidupnya. Saat akan bertemu dengan Alex dan Ray sesuatu hal buruk terjadi dengan Mia dan membuat Mia menjatuhkan Alex dari tangga hingga tangan kirinya patah. Hal ini membuat Mia merasa sangat bersalah dan mencoba menebus kesalahan dengan menawarkan dirinya menjadi tangan kiri Alex hingga tangannya sembuh.
Alex yang pertamanya tidak begitu menghiraukan Mia namun lambat laun menjadi jatuh hati kepada Mia karena Mia yang selalu memiliki tawa cerah seperti matahari dan selalu mencoba menghibur Alex. Namun suatu ketika Mia memiliki masalah akan jantungnya dan dinasehati oleh dokter tidak boleh terlalu kecapean dan terlalu keras menari. Hal ini diketahui oleh Alex dan dengan ini juga Alex membuat sebuah musik dengan judul ‘Sunshine Becomes You’.
Dan pada tahun 2016 Novel Winter In Tokyo pun akan dijadikan sebuah film. 
Film drama Indonesia berjudul “Winter In Tokyo” ini merupakan film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama juga dari karya Ilana Tan. Film ini bercerita tentang kisah asmara dari Ishida Keiko ( Pamela Bowie ) dan Nishimura Kazuto ( Dion Wiyoko ).
Keiko merupakan seorang gadis blasteran Jepang-Indonesia yang tinggal di sebuah apartemen di pinggiran kota Tokyo dan bertemu dengan tetangga barunya Kazuto yang baru saja kembali ke Jepang setelah 10 tahun menetap di Amerika. Karena pertemuan tersebut dan kebersamaan keduanya timbullah benih-benih cinta di antara Keiko dan Kazuto.
Namun ketika muncul Kitano Akira ( Morgan Oey ) cinta pertama dari Keiko, Keiko menjadi bimbang dan akhirnya memilih Kitano cinta pertamanya. Suatu ketika, Kazuto mengalami sebuah kejadian dan membuat Kazuto harus kehilangan ingatan dan dari sini Keiko baru merasakan sebuah kehilangan yang sangat berarti dalam hidupnya.



Kabarnya novel Summer In Seoul, Spring In London, dan Autumn In Paris pun akan diadaptasi menjadi film. Hanya saja belum diketahui kapan akan ditayangkan di bioskop.

1

Purple Spinning Frozen Snowflake

Widget